Rabu, 27 Agustus 2014

Tips melacak kerusakan suara dengan ic LV1116N

LV1116N adalah merupakan ic prosesor suara stereo yang biasa digunakan pada pesawat teve. Didalam ic ini terdapat bagian-bagian seperti :
  • Audio-In stereo switch untuk memilih TV - AV1 - AV2 (audio-input pin- 2/35 – 3/34 – 4/33)
  • Audio-out  (pin-5/32) yang disambung ke konektor Ekternal Audio-out
  • Prosesor Pseuodo-stereo – membuat suara mono seperti stereo
  • Prosesor Analog Surround
  • Kontrol Tone (bass-treble)
  • Kontrol Volume
  • Kontrol MUTE
  • Semua fungsi-fungsi tersebut diatas dikontrol melalui pin-SDA/SCL (pin-19/20) oleh mikrokontrol.
  • Mempunyai 2 buah suply Vcc, yaitu (a) untuk bagian digital pada pin-15 (5v) dan (b) untuk bagian audio-analog pada pin-17 (9v)
  • Pin-14/23 merupakan pin-audio out yang disambung ke input dari ic Audio-amplifier
clip_image002
LV1116N ini kadang menimbulkan problem seperti ;
  • Tidak ada suara sama sekali
  • Suara kadang hilang-timbul
  • Suara kadang pelan-keras sendiri

Trobelshuting
Tidak ada suara sama sekali
  • Sentuh-sentuh pin- 14/23 dengan jari tangan. Kalau speaker ada suara berarti problem bukan pada bagian Audio-amplifier, tetapi pada LV1116
  • Cek suara dengan memasang amplifier lewat Audio-out – jika ada suara maka kerusakan LV1116 pada bagian prosesor, kontrol-tone atau kontrol-volume
  • Cek suply tegangan Vcc 5v dan 9v
  • Cek jalur kontrol SDA/SCL dari mikrokontrol (cek tegangannya)
Suara kadang keras-pelan sendiri atau hilang-timbul
  • Biasanya disebabkan karena problem pada bagian kontrol-volume
  • Sinyal audio dikontrol volumenya - masuk pada pin-13 dan keluar lewat pin-14 untuk suara Right
  • Dan masuk pin-24 dan keluar pada pin-23 untuk suara Left
Untuk memastikan kerusakan disebabkan karena LV1116Untuk memastikan bahwa kerusakan disebabkan oleh LV1116
  • Cek apakah suply Vcc sudah  OK
  • Cek apakah jalur SDA/SCL sudah  OK
  • Jumper pin-2 dengan sebuah elko ke pin-14 – jika kemudian terdengar suara keras berarti LV1116 rusak
  • (atau dari pin-35 ke pin-23)
 
Pengalaman.1 (akal-akalan)
Setelah kami periksa ternyata kerusakan teve dengan problem suara kadang keras-pelan sendiri disebabkan karena  kerusakan LV1116 pada bagian kontrol-volume. IC LV1116 ini ternyata masih sulit diperoleh diluaran. Indent dulu di service resmi ternyata makan waktu lama. Pada hal konsumen minta segera cepat diselesaikan. Maka kami tawarkan bagaimana kalau kontrol volume diganti pakai VR (potensiometer) saja. Ternyata konsumen menyetujui. Maka modifikasi yang kami lakukan adalah :
  • Jalur output dari pin-14/23 yang menuju ke ic Audio amplifier kami putus
  • Caranya dengan menyedot solderan pin-14/23 tersebut
  • VR volume stereo kami pasang dari pin-13/24 melalui elko 10uF ke pin-VR bagian pinggir atas)
  • Pin-VR bagian tengah kami sambung ke input ic audio amplifier lewat elko 10uF
  • Pin-VR bagian pinggir bawah disambung ke ground.


++++++++++++++++++

1. Budi Prasetyo menulis komentar :
Sedikit masukan Pak - saya punya pengalaman dgn tv sanyo yg pake ic tone prosesor ini, bisa diakali dgn mem-bypass input power amplifier dg output kontrol volume, lalu merobah option stereo dg nilai 0 di factory modenya. Hasilnya kontrol volume seperti sediakala. Hanya sound efek yg jadi tidak ada. Salut atas artikelnya Pak, salam dari saya di Karawang.

Marsonotv : 
Senang berkenalan dan thanks infonya. Trus untuk suara lewat AV-in dimodif tidak?
2. Tarmizi menulis komentar :
Terima kasih.. atas informasinya mas.. kebetulan saya lagi dapet kasus seperti ini setelah 3-4 jam suara timbul tenggelam, langsung aja ganti ic LV 1116N nya dan OK...

Sumber : http://marsonotv.blogspot.com/2011/03/tips-melacak-kerusakan-suara-dengan.html


Beberapa cara mengatasi horisontal kurang lebar kiiri-kanan

Beberapa versi cara mengatasai raster kurang lebar kiri-kanan pada teve biasa yang tidak menggunakan sirkit EW (pin-cushion).
Ada beberapa penyebab yang dapat membuat raster sedikit kurang lebar.
  • Adjustment tegangan B+ belum pas. Oleh karena itu adjust dengan benar sebelum melakukan perbaikan lainnya.
  • Sehabis ganti def yoke, terutama jika diganti bukan ori
  • Sehabis ganti flyback, terutama jika flyback pengganti bukan ori
  • Sehabis ganti CRT
  • Kerusakan kapasitor resonant (nilai kapasitansi berubah atau berkurang)
  • Memasang mesin china pada CRT lain
 
1. Dengan menambah kapasitor milar
  • Cara ini yang biasa kami lakukan jika hanya kurang lebar sedikit
  • Sediakan kapasitor dengan nilai 332 atau 442 tegangan 1600v
  • Pasang paralel dengan kapasitor resonant yang lokasinya pada kolektor transistor horisontal dengan ground.
  • Jika hasilnya masih kurang lebar - nilai kapasitor dapat ditambah, dan jika terlalu lebar - nilai dikurangi
Cara ini mengakibatkan tegangan heater menjadi sedikit drops (juga tegangan keluaran dari flyback lainnya) dan lebar vertikal berubah. Oleh karena itu perlu re-adjustment vertikal size.
Catatan :
  • Jangan mengurangi nilai kapasitor resonant untuk mengatasi raster yang terlalu lebar.
  • Karena akan mengakibatkan tegangan heater maupun tegangan keluaran flyback lainnya seperti tegangan high voltage anode juga naik. Dapat mengakibatkan transistor horisontal panas atau jebol, bahkan CRT rusak
 
2. Dengan memasang tranfo yoke
  • Jenis tranfo-yoke ini banyak dijual oleh toko yang menyediakan mesin china.
  • Cara ini dapat digunakan jika kurang lebar cukup banyak
  • Prinsip kerjanya mirip sebagai tranfo step-up (dapat dibaca pada buku petunjuk yang disediakan)
  • Kelebihan dengan tranfo yoke kita dapat menambah maupun mengurangi lebar raster kiri-kanan.
Pengamatan kami dengan pemakaian tranfo yoke, dapat mengakibatkan problem pada horisontal linear. Bahu kiri-kanan penyiar nampak menjadi kurang simetri
 
3 Dengan penambahan gulungan pada ferit flybak.
  • Kami belum pernah mencoba dan mengetahui efek samping cara ini, tapi ide ini cukup rasional dan baik untuk dicoba.
  • Mungkin cara ini juga dapat diterapkan untuk mengatasi raster yang terlalu lebar
  • Cara ini kami peroleh dari chating lewat facebook MONTIR/TEKNISI BENGKEL SERVICE 
  • ELEKTRONIK
  • Stenly Sambuaga Pengen tau jg jurus lilitan di ferit fbt. Gmna caranya pak?
    Jema Haji buat percobaan sampean. Putus salah satu kabel yoke herizontal. Kemudian. Lilitkan kabel tersebut di ferit yg ada di plybc. Ujung kabel sambungkan lagi ke yoke. Trus coba di tes apa perubahanya. Kalw melebar berarti bener kalw menyempt berarati gulungnya salah arah. Slamat mencoba


Pesawat dihidupkan ada suara ngerik (ngencrit

KASUS :

  • Pesawat dihidupkan ada suara ngerik (ngencrit).
  • Sepertinya dari dari arah flyback.
  • Belum sempat ada gambar dan suara langsung dimatikan – takut transistor horisontal malah mati.
 
LANGKAH PEMERIKSAAN UNTUK MENEMUKAN PENYEBAB.
  • Cek tegangan B+ normal
  • Flyback cek pakai Flyback tester bagus, led nyala semua.
  • Coba di open solderan pin-H AFC kaki flybak – gangguan suara hilang, tapi layar tetap gelap.
  • Cek tegangan screen - drops kurang dari 400v. VR Screen kalau diputar sampai maksimum normal umumnya tegangan bisa  sekitar 500 ~ 600v.
  • Cek dengan ohm meter posisi x10K antara kop anode dengan ground – jarum avo-meter bergerak. Normal seharusnya tidak bergerak sedikitpun
  • Kesimpulan flyback rusak. Diode penyearah tegangan tinggi anode atau kalau pakai kapasitor filter didalamnya “bocor”
 
Catatan :
  • Flyback tester dengan led memang tidak 100% dapat untuk memeriksa kerusakan flybak.
  • Diode tegangan tinggi bocor, kapasitor filter didalamnya bocor, tegangan tinggi bocor dari bodi, VR scrren atau focus rusak – semuanya tidak dapat diperiksa dengan flybak tester.
  • Flyback tester hanya dapat untuk memeriksa jika ada kumparan yang short atau setengah short.


Sumber : http://marsonotv.blogspot.com/2014/08/pesawat-dihidupkan-ada-suara-ngerik.html


Macam-2 jenis kerusakan tabung CRT




Kerusakan
Tanda-2/Penyebab

Emisi katode lemah
  • Gambar tidak bisa kontras dan terang
  • Warna tidak tajam lagi
  • White balance tidak dapat normal lagi walaupun coba diajust
  • Dapat terjadi hanya pada salah satu katode atau ketiganya
  • Gambar tidak fokus lagi
  • Gambar ada garis-garis blangking
Tidak dapat direpair tapi kadang dapat ditingkatkan saja (rejuvinasi)
Heater (H) putus
  • Pin heater diukur dgn ohm meter tidak nyambung
  • Diamati Heater nampak tdk menyala
  • Dapat terjadi karena tegangan dari flyback terlalu tinggi (....misal diganti diganti bukan asli)
Tidak dapat direpair
Salah satu katode (K)short dgn heater (H)
  • Tidak ada gambar dan raster nyala terang dgn salah satu warna RGB disertai garis-garis blangking
  • Kalau katode warna yg problem diopen/dimatikan – warna tetap dapat menyala
  • Kaki H-K diukur dgn ohm meter kadang tidak ada masalah. Disebabkan short baru terjadi pada saat keadaaan hidup (panas)
Tidak dapat direpair, tetapi dapat diakali dengan modifikasi
G1 short/leaks dgn G2
  • Raster/Layar gelap
  • Dgn ohm meter (posisi x10K) antara pin-G1 dgn G2 terukur short atau ada resistansi.
  • Pada saat pesawat hidup, diukur tidak ada tegangan pada G2 (screen) – teteapi kalau soket CRT dilepas ada tegangan
  • Paling sering dijumpai pada layar jenis Flat
Dapat direpair
G2 short dgn G3
  • Ada gambar, raster nyala terlalu terang (putih) disertai garis-garis blangking
  • Kadang disertai tidak mau fokus
Kadang dapat direpair
G1 short dengan salah satu katode (K)
  • Tidak ada gambar, raster nyala terlalu terang sesuai warna katode yg short disertai garis-garis blangking.
  • Kdang diukur dengan ohm meter tidak ada masalah. Sebab kerusakan baru terjadi pada keadaan hidup (panas)
Dapat direpair
Ada loncatan api (disertai suara) didalam tabung pada bagian penembak elektron
  • Disebabkan kebocoran vacum karena kualitas CRT
  • Disebabkan bagian leher CRT ada yg retak - umumnya terjadi pada bagian dalam dibawah def yoke
Tidak dapat direpair
Ada warna unggu pada bagian penembak elektron
  • Disebabkan kebocoran vacum karena kualitas
Tidak dapat direpar
Leher dibawah yoke ada retak atau leher patah
  • Kalau diamati pada bagian atas leher tabung dibawah yoke ada retakan
  • Ada tanda keretakan yang mirip dipicu kena benda tajam
  • Leher patah jika yoke dibuka
  • Dapat disebabkan karena tegangan B+ over
  • Dapat disebabkan karena ada kerusakan pada bagian vertikal.
  • TV sering digebrak, karena kadang muncul problem satu garis horisontal (problem vertikal)
Tidak dapat direpair
Emisi katode lemah
  • Dapat terjadi pada salah satu katode atau ketiganya sekaligus
  • Terjadi pada teve yang sudah lama dipakai (lebih dari 5 tahun)
  • Problem white balance dan tidak dapat diadjust lagi
  • Gambar tidak kontras dan britnes tidak terang lagi
  • Jika color dibuat minim, gambar tidak bisa hitam putih (dominan salah satu warna)
  • Pada salah satu warna timbul garis-garis blangking
  • Adjustment kontras-britnes kecil  warna muncul, tetapi jika dibesarkan warna jadi hilang.
Tidak dapat direpair. Kadang bisa ditingkatkan lagi (rejuvinasi)
Flex
  • Dapat disebabkan karena otomatic degaussing tidak fungsi
  • Dapat disebabkan karena adjustment ring magnetik kovergen berubah posisinya
  • Dapat disebabkan karena pengaruh medan magnet kuat dari luar
  • Dapat disebabkan karena petir
Umumnya dapat direpair . Tetapi kena medan magnet yg kuat atau karena kena petir kadang tidak dapat direpair
Ada warna seperti pelangi
  • Disebabkan karena tabung pernah kena benturan, sehingga posisi shadow mask berubah
Tidak dapat direpair
Warna RGB saling tertukar
  • Disebabkan karena otomatic degaussing lama tidak berfungsi
Dapat direpair
Permukaan layar kaca gores
  • Karena penanganan yg tidak hati-hati
Gambar masih tetap bisa dinikmati
Salah satu pin kaki CRT patah
  • Tergantung pin ke berapa yang patah
Kadang masih bisa direpair
Anode short dengan lapisan luar aquadag (ground)
  • Raster/Layar gelap
  • Tegangan anode short atau drops
  • Kalau dibiarkan hidup agak lama dapat menyebabkan flyback atau transistor horisontal rusak
Tidak dapat direpair